Post Terbaru!
0

Syariat Tarikat Hakikat dan Makrifat

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

Related image
“Awaludini Ma’rifatullah”

Bermula awal agama mengenal Allah
Dengan apa Allah dikenal?
Dengan tiga perkara
mana yang tiga perkara itu?
Pertama tahu akan “TUBUH”
Kedua tahu akan “HATI”
Ketiga tahu akan “NYAWA”

Ada berapa pembagian tubuh?
Tubuh dibagi tiga
Yang mana yang tiga itu?
Pertama tubuh yang kasar
Kedua tubuh yang halus
Ketiga tubuh yang bathin

Maksud tubuh kepada hati
Maksud hati kepada nyawa
Maksud nyawa kepada Allah

Kalau iya memang benar kita orang yang menyembah Allah.
Berapa buah jalan manuju kahadirat Allah?
Adapun jalan menuju kehadirat Allah itu empat jalannya
Manakah yang empat itu?
Yaitu : yang partama jalan SYARIAT
yang kedua jalan TARIKAT
yang ketiga jalan HAKIKAT
yang keempat jalan MAKRIFAT

SYARIAT: pegang syariat tubuh yang kasar.
TARIKAT: pegang tarikat tubuh yang halus.
HAKIKAT: pegang hakikat tubuh yang batin.
MAKRIFAT: pegang makrifat Tuhan Allah yang punya pegang.

SYARIAT:jatuh kepada kita,jadi apa dia bagi kita?
“JADI TUBUH”.
TARIKAT:jatuh kepada kita,jadi apa dia bagi kita?
“JADI HATI”.
HAKIKAT:jatuh kepada kita,jadi apa dia bagi kita?
“JADI NYAWA”.
MAKRIFAT: jatuh kepada kita,jadi apa dia bagi kita?
“JADI RAHASIA”.

SYARIAT: pegang syariat tubuh yang kasar.
Apa bunyi zikirnya?
“LAA ILAHA ILLALLAH”.
TARIKAT: pegang tarikat tubuh yang halus.
Apa bunyi zikirnya?
“ALLAH ALLAH”.
HAKIKAT: pegang hakikat tubuh yang batin
Apa bunyi zikirnya?
“HU… ALLAH”.
MAKRIFAT: pegang makrifat Tuhan Allah yang punya pegang.
Apa bunyi zikirnya?
( bunyinya ……….. tiada berhuruf,tiada bersuara,lenyap selenyap-
lenyapnya,karam sekaram-karamnya……….)

SYARIAT:adalah jalan tubuh,
Tahu ketiadaan tubuh kita lahir dan bathin
Zahirnya tubuh batinnya anggota.

TARIKAT:adalah jalan hati,
Tempat bergantung baik dan jahat,lahir dan batin
Zahirnya akal bathinnya pangana/pengenal(=ingat kepada Allah)

HAKIKAT: adalah jalan nyawa
Pencari jalan kepada Allah,lahir dan batin
Zahirnya angin bathinnya Muhammad

MAKRIFAT:adalah jalan rahasia Allah yang punya pegang(urusan Allah) zahir dan bathin
Zahirnya Muhammad batinnya Allah

SYARIAT : kalau mati dimana kuburnya?
“Dapat dibumi yang tak berpijak”
TARIKAT : kalau mati dimana kuburnya?
“Dapat dilangit tak berbintang”
HAKIKAT : kalau mati dimana kuburnya?
“Dapat diangin yang tak berhembus”
MAKRIFAT : kalau mati dimana kuburnya?
“Dapat dilaut yang tak berombak”

MATI SYARIAT : mati TABI’I namanya.
MATI TARIKAT : mati MAKNAWI namanya.
MATI HAKIKAT : mati SURI namanya.
MATI MAKRIFAT :mati HISI namanya.

Bila ikhlas mengamalkan salah satu zikir dalam mata pelajaran Tharikat Naqsyabandiyah
maka Allah akan memberi rasa mati yang empat perkara.
1.Dapat merasakan MATI TABI’I
Yaitu mati panca indra yang lima,seluruh anggota tubuhnya secara lahir dan batin telah membaca Allah Allah dan suara alam ini seolah berzikir dan terdengar membaca kalimat Allah Allah,berzikir dengan sendirinya,hingga yang tinggal hanyalah rasa rindu terhadap Allah.Orang yang telah merasakan mati Tabi’i itulah orang yang telah sampai dengan Rahmat Allah pada maqam tajalli Af’alullah(nyata perbuatan Allah SWT).

2.Dapat merasakan MATI MAKNAWI
Yaitu merasakan dirinya lahir dan batin telah hilang dan seluruh alam ini telah lenyap semuanya,yang ada hanyalah kalimat Allah Allah semata-mata dimanapun ia memandang,kalimat Allah yang ditulis dengan Nur Muhammad.
Orang yang telah merasakan mati maknawi itulah orang yang telah sampai dengan rahmat Allah pada maqam Asma Allah SWT,atau biasa disebut maqam Tajalli Asma(nyata nama Allah SWT),nama dengan yang punya nama tidak terpisahkan sedikitpun.”Dengan nama Allah SWT,yang tidak memberi mudarat/binasa dilangit dan dibumi dan Dia maha mendengar lagi maha mengetahui”.

3.Dapat merasakan MATI SURI
Yaitu didalam perasaan orang itu telah lenyap segala warna-warni,
yang ada hanya Nur semata-mata,yakni Nurullah,Nur Dzatullah,Nur Sifatullah,Nur Asma Allah,Nur Af’alullah,Nur Muhammad,Nur Baginda Rosulullah,Nur Samawi,Nur ‘Ala Nur.
Inilah orang yang telah diberi pelita oleh Allah untuk meluruskan jalannya.
Orang yang telah merasakan mati suri itulah orang yang telah sampai dengan rahmat Allah pada makam Tajalli Sifattullah(Nyata Sifat Allah).

4.Dapat merasakan MATI HISI
Yaitu dalam perasaannya telah lenyap kalimat Allah,dan telah lenyap pula seluruh alam ini secara lahir dan batin,dan telah lenyap pula nur yang tadinya terang benderang,yang ada dan dirasakannya adalah Dzat Allah SWT,bahkan dirinya sendiripun dirasakannya hilang musnah,ia telah dibunuh Allah SWT.dan dialah sebagai gantinya,sebagaimana firman Allah SWT didalam Hadist Qudsi:
“Bahwasanya hamba-Ku,apabila AKU telah kasihi,AKU bunuh ia,lalu apabila telah AKU bunuh,maka AKUlah sebagai gantinya”
Maka langkahnya seolah-olah langkah Allah
Pendengarannya,pendengaran Allah
Penglihatannya,penglihatan Allah
Geraknya,kehendak Allah
Perbuatannya,perbuatan Allah

Orang yang telah mendapat mati hisi,ia akan melihat Allah SWT dalam perasaannya
Surat Al-Baqarah ayat 115 :
“Timur dan barat kepunyaan Allah SWT,kemana kamu menghadap,maka disana ada wajah Allah”
Surat An-Nisa ayat 126 :
“Dialah Allah yang awal,dan Dialah yang zhahir dan Dialah Allah yang batin”
Orang yang telah merasakan mati hisi ,itulah orang yang telah sampai dengan Rahmat Allah SWT pada maqam Tajalli Dzat.

0

Beberapa Kata Nasihat

Bismillahirrahmanirrahim

Image result for hakikat insan

Hitam itu Hitam bila adanya Putih. Jika semuanya Hitam maka tiada makna lah hitam. Maka Allah jadikan Putih dan berbagai warna lagi bg menunjukkan kesempurnaan Allah. Baik (Syurga) itu baik bila adanya jahat (Neraka). Maka Allah jadikan kejahatan untuk memberi makna kepada kebaikan bagi menunjukkan kesempurnaan Allah. Tidak lebih dari itu hanya semata mata untuk menunjukkan kesempurnaan Allah…dan akhirnya kembalilah kita ke sifat asal.

Kejadian buruk dan baik – Segala yg berlaku adalah melalui dan mengikuti apa yg ada pada ilmu allah. Ikut suka Allah lah untuk membuat apa hasil dari buah tangan ciptaan Nya. Itu hak Allah, kita sebg hamba apakah hak kita utk mempersoalkan ketetapan hasil dari ciptaan Nya. Baik atau buruk sesuatu dtgnya dari Allah. Baik dari Nya, buruk pun pulang kepada Allah.

Ilmu pertama dalam islam ialah mengenal allah. Sebagaimana kata Ulamak terdahulu “Awal-awal beragama itu mengenal Allah”

 

0

Makam Penelanjangan Tuhan

Bismillahirrahmanirrahim

No automatic alt text available.

Makam ini disebut juga dengan makam ahlul ahirat, atau makam HAKIKAT SEMATA. Makam ini sangat dahsyat sekali. Ia diluar dari akal orang banyak. Dan ia tidak berpegang kepada kulit zahir daripada Nas dan dalil lagi. Ia telah menyeberang daripada
Nas dan dalil yang ada ini, ia tidak berpegang dengan kata- kata yang ada ini lagi, dan tidak bersandar kepada hukum-hukum lahir lagi. Ia berdiri sendiri menurut kata SIR-nya
Inilah yang menjadi hukum baginya Jadi yang beginilah yang hamba katakan sangat dahsyat sekali, dan sangat hebat sekali
TIDAK AdA ALLAH, MELAINKAN ALLAH
TIDAK ADA ENGKAU, MELAINKAN AKU
TIDAK ADA AKU, MELAINKAN ENGKAU
ENGKAU DAN AKU ADALAH ESA
ENGKAU LENYAP, AKU BERNYATA
AKU LENYAP ENGKAUPUN NYATA
ENGAKU DAN AKU telah lenyap didalam kefanaannya,
kefanaan lenyap didalam ke-esaannya Allah.
Keesaan lenyap didalam kekidaman.
Kekidaman lenyap didalam kebaqaan.
Akhirnya fana dan baqa dalam keagungan.
Kini tiada kelihatan lagi makhluknya.
HAMBA dan ALLAH hanyalah asma.
HAMBA itu berarti ; AKU
ALLAH itu berarti ALLAH
HAMBA dan ALLAH adalah TUNGGAL
AKU dan ALLAH juga Tunggal
Kalau dihimpunkan menjadi : AKU ALLAH
Lenyap AKU, tinggallah ALLAH
FANA HURUF ALLAH, timbullah kosong
Kosong huruf, kosong asma, kosong suara, kosong segala-galanya, dan tidak apa-apa, tiada hingga. Ahirnya didalam kekosongan, Nampak jelas ujud membayang. Bayangan Allah adalah alam.
Terpandang kepada Allah Nampak jelas ujud yang sebenarnya. Kerana ia tiada boleh pisah walau ……….
Jadi bagi orang yang berada pada makam penelanjangan TUHAN, berkata dengan sembarang kata, tapi jadi. Apa yang dikehendaki pasti jadi.
Hanya orang banyak tidak mengerti dan tidak faham dengan apa yang dimaksudkan. Contoh banyak sekali kepada wali-wali Allah yang terdahulu. Hamba pribadi telah banyak membuktikan apa-apa. Yang terjadi, diluar kemampuan orang umum/awam.
Siapa percaya boleh percaya, dan siapa yang tidak percaya boleh tinggalkan ajaran ini.
AKULAH YANG BERNAMA CINTA, AKULAH YANG BERNAMA si HAK, AKULAH YANG BERNAMA SURGA DAN NERAKA ITU. AKULAH YANG BERNAMA ZATULHAQQ, SIFATULHAQQ, ASMAULHAQQ, DAN AF’ALLUNHAQQ, HAQUQULHAQ adalah ; HAQQ, HAQQ TA’ALA itulah AKU.
TA’ALA itu namaku yang Rahsia didalam ala mini.
RUHULHAQ RAHSIA HAMBA, NAMAKU DISEBUT SETIAP SAAT.
Apabila orang menyebut TA’ALA didalam bacaannya, atau dalam hatinya atau dalam DIAMnya. Maka tersebut samaku didalamnya.
AKULAH TA’ALA ITU, DAN AKULAH RAHSIA ITU.
BERARTI HAMBA ALLAH. Yang member nama yang empunya nama.
HAMBA ALLAH berarti : AKU ALLAH
NAMA YANG DIHANTARKAN KEPADAKU NYATA DARI ALLAH
Tiap-tiap nama seseorang itu mengandung hikmah. Hikmah itu bertepatan dengan pemberian nama itu. AKULAH YANG HAMBA DAN AKULAH YANG TUHAN.
AKULAH YANG BERNAMA siHAQ ITU
DAN AKULAH YANG NYATA DAN YANG GHAIB ITU
AKU JUA YANG ZAHIR DAN AKU JUA YANG BATHIN
AKU HIDUP YANG TIADA MATI-MATI, dan apabila AKU tiada lagi dalam dunia fana ini, janganlah mencari Aku lagi.
Aku tetap ada setiap orang yag beriman kepada ALLAH. Bila engkau hendak bertemu AKU, pandanglah dirimu itu AKU. Tidak ada AKU, melainkan AKU. Dalam keseluruhannya.
AKULAH yang bernama ala mini, dan AKULAH YANG bernama akhirat itu
Tidak aku lihat didalam sesuatu itu, melainkan AKU melihat AKU
AKU itu telah lenyap dalam KE AKUAN AKU, sehingga tidaklah AKU melihat kehambaanku lagi. Dan Aku telah bernyata didalam AKU, beraku Aku. Sehingga hapuslah mulutku dan hatiku
mengata AKU. Kini Aku tidak berkata dengan lidah lagi, tidak dengan hati lagi, dan tidak dengan puad dan jantung lagi.
TA’ALA RIDHA KASIH SAYANGKU
TA’ALA RACHMAD ITU SELIMUTKU
TA’ALA NIKMAT ITU RASAKU
TA’ALA HIKMAH ITU RACHMAN RACHIMKU
TA’ALA SUNNAH ITU ATURANKU
TA’ALA SHOLEH ITU ILMUKU
TA’ALA ADIL ITU KEKUASAANKU
TA’ALA ISFIAH ITU KEMAUANKU
TA’ALA DHOIM ITU RAHASIA PRIBADIKU
TA’ALA ALAIH ITU KALAMKU PASTI
T ‘ALA JALAL ITU KEMESRAANKU
TA’ALA JAMAL ITU KEELOKKANKU
TA’ALA KOHAR ITU KEKERASANKU
TA’ALA KAMAL ITU KESEMPURNAAN DAN KEMULIAANKU
TA’ALA KHIB ITU KESATUANKU BAGI SELURUH ALAM
Demikianlah sebagai penutup dari pembukaan
Rahsia yang terkandung pada kejadian DUNIA dan
Akhirat, dan amalan akhir kalamku sebagai harta atau
Pembendaharaan GHAIB yang kuwariskan kepada saudaraku
MUSLIMIN DAN MUSLIMAH dimanapun ia berada.Amin……..

0

Lenyapkan Segala

Bismillahirrahmanirrahiiim

Image may contain: night

Menyatakan keyakinan kita seperti menyatakan kelakuan malaikat kepada Allah dengan hakikat yang yakin bahwa :
Nyawa Nabi Muhammad dengan sebenarnya kekasih Allah kerana Allah yang maha tinggi telah melihat dirinya. Dan segala sesuatu adalah Haq Allah Ta’ala seperti kenyataan yang ada pada alam dunia dan akhirat kerana Allah melihat diriku seperti dirimu yang ada.
Inilah ilmu orang sufi (tasawuf) lihatlah pada diriku rupaku yang nyata ini maka terasalah kepada yang mempunyai kenyataan. Sebenarnya diri adalah Batin / zat itulah yang dapat melihat. Zat wajibul wujud dan diri yang ada ini bukan lainnya tetapi bukan lainnya dengan hakikat yang percaya dan yakin. Sebab melihat diri yang ada ini adalah diri yang baru itulah menyatakan yang batin demikianlah kenyataan yang ada. Nabi saw artinya. Sesungguhnya siapa yang melihat rupa / muka itulah wujud yang sebenarnya. Allah berfirman tidak nyata aku dan haq tidak ada pada sesuatu. Lam alif itulah tasawuf seperti nyata kepada insan. Maksudnya seperti tersebut di bawah ini :


Diri yang tajalli ialah sir, diri terperi adalah hati, diri yang terdiri ialah ruh, diri yang diperikan ialah tubuh. Dengan adanya kenyataan yang sudah ada kepada Allah yang telah menjadikan sekalian alam semesta demi untuk sempurnanya mempelajari ilmu ini maka lebih baiknya harus dinyatakan kepada guru yang ahlinya dibidang ilmu tasawuf. Nabi bersabda zikir Allah itu pada batin hambanya dengan ilmu inilah yang memerlukan bahwa tidak adanya yang lain hanya esa. dari itu kenalilah diri agar sempurna untuk mengenal Allah Ta’ala. Nabi bersabda sesungguhnya siapa megenal dirinya yang fana (tidak ada) maka dikenallah Allah yang kekal abadi.


Untuk mengenal diri terbagi 3 bagian.


1. Ketahuilah asal kejadian diri seperti tersebut di atas.
2. Matikan dirimu dengan arti mati maknawiyah.
3. Tidak ada kita berkuasa berkehendak, tahu, hidup, mendengar, melihat, dan tidak ada kita berkata-kata dan Allah yang maujud. Apa yang dikehendaki diri ini adalah menjadi haq Allah bahkan kezahiran / kenyataan Allah.

0

Kekasihku Muhammad

Bismillahirrahmanirrahim

Image may contain: one or more people, ocean, cloud, sky, outdoor and nature

Wahai diri yang mulia wahai jiwa yang luhur wahai peribadi yang agung bagaimana mungkin aku merasa cukup dengan amal dan ilmu ku bila aku harus bercermin pada keteladanan mu yang telah memikat segala bentuk hati dan perasaan. Sementara Engkau telah menjelma dengan sifat sifat ke Tuhanan yang pengasih lagi penyayang. Engkau telah menjadi cahaya mata bagi para perindu dan nama mu menjadi sumber bagi yang mengamal bahkan sifat dan keteladanan mu menjadi syair bagi para pencinta. Kehadiran mu telah dinantikan semenjak awal segala penciptaan dan nama mu telah terukir dengan agung nya yang disandingkan ditempat yang tak mungkin satupun makhluk dapat menyandingnya.

Wahai keutamaan yang menjadikan seluruh penghuni langit dan bumi bersholawat kepada mu, bagaimana mungkin laut akan cukup menjadi tinta untuk menulis ke utamaan mu itu, bila laut saja dijadikan sebab dari pada keadaan mu

Wahai raja dari segala yang zahir maupun bathin, tiada lah yang ghaib tersingkap seluruhnya kerana kaulah sang pengawas dan digenggaman mu semua yang zahir kerana kuasa untuk mu.

Tiadalah dapat bulan dan mentari menandingi cahaya mu bila engkaulah sumber segala cahaya itu.

Pada diri mu lah dapat menemukan kebenaran Allah dan pada jiwa mulah tersingkap rahsia ke Tuhanan

Wahai sang kekasih . . . . . .

Kdt: Laduni Dendiar

Tags:
  • Video Tenaga Dalam
Klik Sini Untuk Bantu Pak Cik Bayar Kos Blog Ini Klik Sini